Tags

, , , , , ,

thumbmuslim500

Ketika saya sodorkan pertanyaan pada teman-teman sesama Ph.D dan beberapa dari program master dan undergraduate mengenai siapa tokoh muslim paling berpengaruh didunia, beberapa dari mereka menjawab; “I think Erdogan is doing well currently”. Mungkin patokan mereka adalah berita dimedia yang beberapa waktu ini memang sering memberitakan prestasi presiden Turki tersebut. Lalu ketika saya ubah pertanyaannya, “bagaimana jika pengaruh yang saya maksud adalah pengaruh baik dan buruk, dan itu berdampak pada umat muslim sedunia?”. Sejenak mereka mengerenyitkan dahi dan terkadang mereka saling pandang sambil sesekali memandang saya dengan senyum. Lalu mereka menjawab bergiliran; Mungkin Grand Syeikh AL Azhar University? bagaimana dengan Raja Saudi Arabia? Atau pimpinan Taliban? Pemimpin ISIS juga kemungkinan juga bisa mendapatkan predikat itu. Begitulah survei kecil-kecilan yang saya lakukan dikalangan akademisi sekitar saya. Jawaban teman-teman saya tersebut bisa jadi benar, bisa juga salah. Namun bagi saya jawaban mereka tadi bisa jadi merupakan representatif jawaban dari masyarakat awam ketika disodorkan pertanyaan yang demikian. Bahkan beberapa dari mereka berasal dari non muslim, namun mereka merasa antusias menjawab pertanyaan dari saya. Ini menunjukkan bahwa belakangan tokoh-tokoh muslim sudah banyak memberikan efek yang luar biasa diberbagai lini kehidipan masyarakat dunia ditahun 2016 ini. Penilaian mereka tadi hanya sebatas pendapat yang mereka lontarkan tanpa adanya unsur penelitian ilmiah yang sistematis. Kemungkinan mereka dapat menyimpulkan jawaban tersbut dari berbagai sumber, bisa dari media, internet, buku atau sumber-sumber lain. Namun bagaimana jika hal tersebut memang benar-benar diukur menggunakan sistematika penelitian ilmiah?

The World’s 500 Influential Muslims 2016, merupakan penghargaan yang sudah diselenggarakan untuk ke-8 kalinya oleh http://themuslim500.com/   yang meliputi para pimpinan negara, tokoh agama, tokoh politik, sosial, budaya, akademisi, pengusaha, ilmuwan, seniman, atlet dan bahkan tokoh ekstremis Muslim pun juga dimasukkan. Dengan standar penilaian berdasarkan riset, survey dan pengamatan terkait dengan eksistensi muslim tersebut dibidang apapun. Namun jangan mendikotomikan kata “influential” disana sebagai sesuatu yang hanya terkait dengan perilaku baik semata, karena pengaruh disana bisa berarti baik, buruk, ekstrim, menyimpang, dan bisa terkait dengan banyak hal lainnya yang itu berdampak pada umat Islam di lingkungannya atau bahkan didunia.

Website resmi themuslim500.com merilis Syeikh Ahmad Muhammad Al Tayyeb, yang merupakan Grand Syeikh Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir sekaligus tokoh penting pada peradaban umat Islam saat ini adalah seorang yang dianggap tokoh muslim paling berpengaruh pada 2016 ini. Ayatullah Khomeini, pimpinan Negara dan Agama Iran dinilai layak menempati posisi 4 karena pengaruhnya dianggap “lebih mendunia” dibanding beberapa tokoh lain seperti Presiden Erdogan dan Syeikh Abdullah bin Bayyah. Presiden Joko Widodo sebagai seorang yang memimpin negara dengan penduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia berada di urutan ke 13. Tokoh Indonesia lainnya yang masuk dalam jajaran tokoh berpengaruh 50 besar adalah Professor KH. Said Agil Siradj (20), Professor Din Syamsuddin (41) dan Habib Luthfi bin Yahya (45).

Berikut urutan The World’s 500 Influental Muslims 2016 secara lengkap dikutip dari hemuslim500.com

1. HE Professor Dr Sheikh Ahmad Muhammad Al-Tayyeb, Egypt (Grand Sheikh of the Al-Azhar University, Grand Imam of AlAzhar Mosque
2. HM King Abdullah II ibn Al-Hussein, Jordan (King of the Hashemite Kingdom of Jordan and Custodian of the Holy Sites of Jerusalem)
3. HM King Salman bin Abdul-Aziz Al-Saud, Saudi Arabia (King of Saudi Arabia, Custodian of the Two Holy Mosques)
4. HE Grand Ayatollah Hajj Sayyid Ali Khamenei, Iran (Supreme Leader of the Islamic Republic of Iran)
5. HM King Mohammed VIMorocco, King of Morocco, His Majesty Amir al-Mu’minin)
6. HE Justice Sheikh Muhammad Taqi Usmani, Pakistan (Leading Scholar of Islamic Jurisprudence)
7. HE Grand Ayatollah Sayyid Ali Hussein Sistani, Iraq (Marja of the Hawza, Najaf, Iraq)
8. HE Recep Tayyip Erdogan, Turkey (President of the Republic of Turkey)
9. HE Sheikh Abdullah Bin Bayyah, Mauritania (President of the Forum for Promoting Peace in Muslim Societies)
10. Amir Hajji Muhammad Abd Al Wahhab, Pakistan (Amir of Tablighi Jamaat, Pakistan)
11. HM Sultan Qaboos bin Sa’id Aal Sa’id, Oman (Sultan of Oman)
12. HH General Sheikh Mohammed bin Zayed Al-Nahyan, United Arab Emirates (Crown Prince of Abu Dhabi and Deputy Supreme Commander of the UAE Armed Forces)
13. HE President Joko Widodo, Indonesia (President of Indonesia)
14. Prince Muhammad bin Naif bin Abdul-Aziz Al-Saud and Prince Muhammad bin Salman bin Abdul-Aziz Al-Saud Saudi Arabia
15. HE Sheikh Abdul-Aziz ibn Abdullah Aal Al-Sheikh, Saudi Arabia (Grand Mufti of the Kingdom of Saudi Arabia)
16. Sheikh Ahmad Tijani bin Ali Cisse, Senegal (Leader of the Tijaniyya Sufi Order
17. HE President Muhammadu Buhari, Nigeria (President of Nigeria)
18. HE Sheikh Dr Ali Goma’a, Egypt (Former Grand Mufti of the Arab Republic of Egypt)
19. Sheikh Salman Al-Ouda, Saudi Arabia, (Saudi Scholar and Educator)
20. Dr KH Said Aqil Siradj, Indonesia, (Chairman of Indonesia’s Nahdlatul Ulama)
21. HE President Abdel Fattah Saeed Al-Sisi, Egypt
22. Amirul Mu’minin Sultan Muhammadu Sa’adu Abubakar III, Nigeria (Sultan of Sokoto)
23. Mufti Muhammad Akhtar Raza Khan Qaadiri Al-Azhari, India (Barelwi Leader and Spiritual Guide)
24. HE Mohammad bin Mohammad Al-Mansour, Yemen (Imam of the Zaidi Sect of Shi‘a Muslims)
25. Habib Umar bin Hafiz, Yemen (Director of Dar Al Mustafa, Tarim, Yemen)
26. HE Sheikha Munira Qubeysi, Syria (Leader of the Qubeysi Movement)
27. Rached Ghannouchi, Tunisia (Tunisian Politician))
28. HH Emir Sheikh Tamim bin Hamad, Qatar (Emir of Qatar)
29. Dr Amr Khaled, Egypt (Preacher and Social Activist)
30. HE. President Mahmoud Abbas, Palestinian Territories (President of the Palestinian National Authority)
31. Sheikh Dr Yusuf Al Qaradawi, Qatar (Head of the International Union of Muslim Scholars)
32. HM Queen Rania Al-Abdullah, Jordan (Queen of the Hashemite Kingdom of Jordan)
33. Sheikh Hamza Yusuf Hanson, United States of America, (Teacher and Co-founder of Zaytuna College, USA)
34. Moez Masoud, Egypt
35. Seyyed Hasan Nasrallah, Lebanon, (Secretary General of Hezbollah)
36. Habib ‘Ali Zain Al Abideen Al-Jifri, United Arab Emirates (Director General of the Tabah Foundation, UAE)
37. HRH Shah Karim Al-Hussayni, France (The Aga Khan IV, 49th Imam of Ismaili Muslims)
38. HE Sheikh Ibrahim Salih, Nigeria (The Grand Mufti of Nigeria)
39. Maulana Mahmood Madani, India (Leader and Executive Member of Jamiat Ulema-e-Hind, India)
40. Professor Dr Seyyed Hossein Nasr, United States of America (Philosopher & University Professor)
41. Professor Dr M Din Syamsuddin, Indonesia (former Chairman of Muhammadiyah, Indonesia)
42. HH. Amir Sheikh Mohammed bin Rashid Al-Maktoum, United Arab Emirates
43. Sheikh Usama al-Sayyid Al-Azhari, Egypt
44. Khaled Mashal, Palestinian Territories, (Leader of Hamas)
45. Habib Luthfi bin Yahya, Indonesia (Preacher)
46. Abdul-Malik Al-Houthi, Yemen (Leader of the Houthi Movement)
47. Mustafa Hosny Egypt, (Preacher)
48. Hodjaefendi Fethullah Gülen, Turkey (Turkish Muslim Preacher)
49. Sheikh Mahmud Effendi, Turkey
50. Dr Aref Ali Nayed, Libya
(Mukafi Niam)

Untuk lebih mengetahui terkait penjelasan dan standar penelitian dari artikel diatas, buku versi pdf dapat di unduh di link berikut http://themuslim500.com/downloads/TheMuslim500-2017-lowres.pdf

Oleh; M. Arif Rahman Hakim

Ph.D student in School of Educational Studies, Universiti Sains Malaysia

Dosen Fakultas Tarbiyah & Tadris, IAIN Bengkulu, Indonesia

Advertisements